iklan

iklan aku

Senin, 07 November 2011

Rumah Cinta


Aku dilahirkan di sini. Aku dibesarkan disini. Orang banyak memincingkan mata ketika melihat rumah aku, karena jauh dari  kata rapi dan bersih. Tapi aku tidak peduli, bahkan aku telah akrab dengan  kekumuhan  yang ada. Mandi di kamar mandi yang sama dengan bau pesing yang menyengat.Tidur di tempat yang sama bahkan hanya dengan beralaskan tikar lusuh. Semua itu tidak mengurangi kebahagiaan aku. Sungguh benar-benar aku merasa bahagia di rumah aku. di sana aku merasakan cinta, di sana aku merasakan kebersamaan, di sana aku merasakan manusia yang punya derajat sama. tak ada kaya tak ada miskin, tak ada cantik tak ada jelek. semua sama.sungguh semua. rumahku pantas disebut rumah cinta. aku merindukan rumah cintaku. aku merindukan kasih sayang itu. aku merindukan kebersamaan itu. aku merindukan tawa lepas itu. aku merindukan kesamaan itu. aku merindukan semua. bisakah aku melepaskan semua itu dengan lapang dada. hati ini masih sesak akan rindu. pikiran ini masih lekat dengan wajah-wajah keluargaku. mata ini masing terus menggantung melihat bayang-bayang saudaraku yang satu persatu melanjutkan perjalanannya, meninggalkan rumah cinta, meninggalkan semuanya. Aku hanya terisak sendiri di sudut rumah cintaku yang kini telah menjelma bangunan megah. Mereka parta pejabat juga dengan teganya telah merobohkan rumah cintaku tanpa babibu. Aku hanya terisak sekali lagi, menyisakan  setetes air mata yang di kerling mataku. hiks. aku rindu kamu keluargaku!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar