iklan

iklan aku

Senin, 07 November 2011

Keranda Putih


Hari ini sama dengan kemarin dan kemarin dan kemarinnya lagi. Aku selalu melihat keranda putih itu. Tak ada siapa-siapa di sana, hanya satu dua nisan yang tanahnya masih basah. Pertanda ada yang meninggal tadi malam atau kemarin malam. Ah tuhan telah memanggil seorang jiwa lagi untuk menghadapNya.Mulutku sibuk komat-kamit beristigfar. Semoga jiwa yang menghadapMu membawa bekal amal yang lebih dari cukup. Helaian napas berat kulepaskan pelan-pelan. Tatapanku kian nanar memandang ke sekitar keranda putih itu. Sekali lagi tak ada siapa-siapa. Tubuhku terasa hampa, namun jiwa ini terasa lebih nyaman memandang keranda putih itu. Kubisikkan pada jiwa ini untuk lebih sabar menunggu panggilanNya. Kubisikkan pada jiwa ini bahwa aku akan menjaganya hingga jiwa ini kembali menghadap Sang pemiliknya. Kuhembuskan sebuah napas panjang, berat dan pelan sambil berucap, “Semoga hari ini aku dapat mengumpulkan amal kebaikan, untuk bekal jiwaku saat kembali padaNya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar