Selalu saja istilah “wang sinawang” itu mengiringi langkah hidup aku. Mungkin tidak hanya aku saja, bahkan bagi kebanyakan orang tidak akan lepas dari istilah tersebut. Wang sinawang istilah ydari kata jawa, kurang lebih artinya melihat keadaan orang lain. Begitu kira-kira. Jadi kalau diartikan misalnya. Orang A selalu melihat keadaan kehidupan orang B juga melihat keadaan kehidupan orang C, dan seterusnya. Lebih singkatnya itu artinya membanding-bandingkan. Nah, ternyata aku mengalami hal yang demikian. Inilah yang jadi akar permasalahan penyebab ketidaknyamanan dan ketidakpuasaan hati. Memang tidak nyaman rasanya. Karena di hati ini pasti akan ada pertanyaan, “ Ah kehidupan si A, si B si C. dan seterusnya ternyata dah bisa ini dan punya itu, wah pasti bahagia dan sebagainya dan sebagainya. Mau sampai kapan jika pertanyaan ini terus ada dalam pikiran. Tentu saja membuat hati gak enak.
Ya aku rasa wang sinawang itu perlu untuk hal yang perlu saja. Aku bilang seh gak perlu sampai sebegitunya atau terlalu lebay untuk melihat keadaan orang lain. Berprasangka baik dan bersyukur itu lebih dianjurkan ketimbang membanding-bandingkan dengan keadaan orang lain. Yakinlah Allah S.W.T itu Maha Adil kepada setiap hambaNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar