Jika saja aku bisa memutar waktu aku. Aku ingin kembali kepada masa lalu saat aku bertemu dengan dia.. yang aku ingin adalah tidak bertemu dan berkenalan dengan dia. Karena ternyata dia membuat aku luka. Aku memang tidak secantik dia dan aku memang tidak sepintar dia. Aku juga tidak mempunyai body seseksi dia. Justru karena aku mengenal dia aku mengerti bagaimana rasanya sakit dan iri hati. Justru karena aku mengenal dia aku mengeri tentang keadilan Allah SWT.
Dia memang cantik bahkan hatinya pun seperti kecantikan tubuhnya. Dia memang pintar bahkan pintarnya dia sesukses kehidupannya. Dia bahagia bahkan kebahagiaan dia seberuntung kehidupannya dalam mengarungi kapal bahtera rumahtangganya.
Aku mengerti itu semua, aku menikmati rasa iri yang menusuk nusuk dalam hatiku. Dan aku ingat kata ustad Jesfry yang mengatakan,”gunakan segala peristiwa yang terjadi pada diri kita untuk mendambah kedekatan kita pada Ilahi” ya aku tahu aku sedang mengalami keterpurukan hati. Kau kembali untuk menamparku sekaligus untuk memberiku kesadaran tentang hakikat kehidupan sebenarnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar